Refleksi Front Santri Melawan Kekerasan Seksual (FORMUJERES) Memperingati Hari Santri 2023

Dalam Surat Edaran Menteri Agama Republik Indonesia nomor 10 tahun 2023 tentang Panduan Pelaksanaan Hari Santri 2023, ditetapkan tema “Jihad Santri Jayakan Negeri”. Tema ini diangkat untuk merayakan semangat dan dedikasi para santri sebagai pahlawan pendidikan dan perjuangan melawan kebodohan.

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, menyatakan tema “Jihad Santri Jayakan Negeri” mengangkat makna yang mendalam dan relevan dalam zaman ini.

“Di zaman yang penuh tantangan dan kompleksitas, jihad tidak lagi merujuk pada pertempuran fisik, melainkan pada perjuangan intelektual yang penuh semangat. Santri sebagai penjaga terdepan dalam pertempuran melawan ketidakpahaman, kebodohan, dan ketertinggalan,” ujar Yaqut Cholil Qoumas, dalam surat edaran resminya.

Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan, santri merupakan pejuang ilmu pengetahuan yang tidak kenal lelah mengejar pengetahuan dan kebijaksanaan sebagai senjata utama mereka. Dalam tradisi Islam, jihad intelektual adalah cara untuk membela nilai-nilai keadilan, perdamaian, dan pengetahuan.

“Santri sebagai teladan dalam menjalani jihad ini. Dengan buku sebagai senjata dan pena sebagai tongkat kebijaksanaan, para santri memperdalam ilmu dan menyebarkan cahaya pengetahuan,” terang Yaqut Cholil Qoumas.

Refleksi Tema Hari Santri 2023

Poster Hari Santri 2023/Foto: Kabar Trenggalek

Merespons surat edaran Menteri Agama tersebut, kami Front Santri Melawan Kekerasan Seksual (FORMUJERES), merefleksikan tema Hari Santri 2023 “Jihad Santri Jayakan Negeri”. Refleksi itu kami awali dengan 3 poin pertanyaan.

Pertama, bagaimana mungkin santri bisa “jihad menjayakan negeri” jika setiap harinya santri harus mendapatkan berbagai bentuk kekerasan seksual di pondok pesantren?

Ketik saja di google “kekerasan seksual di pesantren”. Kita akan mendapati berita kekerasan seksual 1 hari yang lalu, 2 hari yang lalu, 6 hari yang lalu, 1 minggu yang lalu, maupun 1 bulan yang lalu. Dalam wawancara dengan BBC, Komisioner Komnas Perempuan, Siti Aminah Tardi, mengungkapkan kekerasan seksual kerap terjadi di lingkungan pesantren disebabkan “relasi kuasa yang timpang” antara anak yang berhadapan dengan orang dewasa, perempuan berhadapan dengan laki-laki, murid/santriwati yang berhadapan dengan guru, dan awam berhadapan dengan seseorang dengan otoritas pengetahuan keagamaan.

Kedua, bagaimana santri bisa menerima pernyataan bahwa “jihad tidak lagi merujuk pada pertempuran fisik” sedangkan ustad, kiai, anak kiai, dan pelaku kekerasan seksual di pondok pesantren lainnya selalu mengeksploitasi tubuh/fisik para santri?

Padahal, menurut kajian Komnas Perempuan, kekerasan terhadap perempuan dapat berdampak fatal berupa kematian, upaya bunuh diri dan terinfeksi HIV/AIDS. Selain itu, kekerasan terhadap perempuan juga dapat berdampak non-fatal seperti gangguan kesehatan fisik, kondisi kronis, gangguan mental, perilaku tidak sehat serta gangguan kesehatan reproduksi. Baik dampak fatal maupun non-fatal, semuanya menurunkan kualitas hidup perempuan.

Ketiga, bagaimana santri bisa melakukan ‘perjuangan intelektual yang penuh semangat’ serta ‘pertempuran melawan ketidakpahaman, kebodohan, dan ketertinggalan’ ketika santri korban kekerasan seksual yang menyuarakan kebenaran selalu distigma buruk, disalahkan, di-drop out dari pesantren, dikriminalisasi, hingga diancam hidupnya?

Seperti kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh Moch Subchi Azal Tsani (Gus Bechi) kepada para santri di Pondok Pesantren Shiddiqiyyah Jombang. Berdasarkan penelitian “Kajian Socio-Legal terhadap Tindak Pidana Kekerasan Seksual pada Anak di Pondok Pesantren Jombang”, Jorgiana Augustine mengungkapkan para korban maupun saksi kekerasan seksual Gus Bechi, mendapatkan berbagai bentuk reviktimisasi (kondisi seorang korban menjadi korban kembali).

Reviktimisasi oleh Gus Bechi dan para pendukungnya di Pondok Pesantren Shiddiqiyyah dilakukan dengan: 1) Kriminalisasi korban dan saksi atas pencemaran nama baik. 2) Memanipulasi korban dengan memaksa korban untuk mempertanyakan kewarasan, pikiran, perasaan dan peristiwa yang dialami atau biasa disebut sebagai gas-light. 3) Menyalahkan kembali korban sebagai penyebab terjadinya tindak pidana yang biasa disebut dengan victim blaming. 4) Membuat korban merasa bersalah atas upaya penanganan perkara pidana dengan guil-tripping. 5) Intimidasi dan mengancam keselamatan jiwa korban dan saksi secara fisik, verbal, dan psikis.

“Reviktimisasi korban dan saksi dilakukan untuk membungkam dan membuat korban menyerah melakukan upaya penanganan tindak pidana. Sehingga, apabila faktor ini tidak segera ditangani maka tindak pidana kekerasan seksual dapat tumbuh dalam masyarakat,” ungkap Jorgiana Augustine dalam penelitiannya.

Itulah 3 poin pertanyaan dari FORMUJERES sebagai bentuk refleksi tema Hari Santri 2023 “Jihad Santri Jayakan Negeri”. Refleksi ini penting untuk terus kita suarakan kepada pemerintah daerah, pemerintah pusat, aparat penegak hukum, seluruh pondok pesantren, hingga masyarakat luas di Indonesia. Mengingat, kasus kekerasan seksual terus terjadi di lingkungan pondok pesantren. Bahkan, dalam kasus di Pondok Pesantren Shiddiqiyyah Jombang, meskipun pelaku sudah divonis penjara 7 tahun sejak 2021, kini Gus Bechi malah diangkat sebagai sosok pahlawan yang cinta tanah air, tokoh kebangkitan tasawuf dunia, pimpinan tertinggi di pesantren, serta pimpinan Wali Talqin Indonesia Raya. Lalu bagaimana sikap pemerintah kita? TIDAK ADA.

Jihad Santri Lawan Kekerasan Seksual

Sikap abai pemerintah terhadap sosok pelaku kekerasan seksual di pondok pesantren yang dijadikan sebagai pahlawan, memperkuat tanda bahwa saat ini Indonesia sedang darurat kekerasan seksual. Apakah kita bisa benar-benar merayakan Hari Santri, sedangkan di sisi lain ada sosok pelaku kekerasan seksual dari kalangan pesantren yang membajak nilai “cinta tanah air” bahkan “Indonesia Raya” lalu mengklaim dirinya sebagai pahlawan? Jika masyarakat maupun pemerintah tidak geram dan bersikap atas hal ini, apakah kita masih memiliki jiwa nasionalis? Apakah kita benar-benar bisa jihad jayakan negeri? Apakah kita masih punya moral dan nurani sebagai manusia?

Oleh karena itu, berdasarkan refleksi tersebut, FORMUJERES memaknai ulang tema Hari Santri 2023 dan mengangkat tema “JIHAD SANTRI LAWAN KEKERASAN SEKSUAL”.

Tema “JIHAD SANTRI LAWAN KEKERASAN SEKSUAL” yang kami angkat ini juga berdasarkan pada akar sejarah penetapan Hari Santri. Penting untuk diketahui, Hari Santri pertama kali ditetapkan pada tanggal 15 Oktober 2015 oleh rezim Joko Widodo (Jokowi) melalui Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia nomor 22 tahun 2015 tentang Hari Santri. Dalam Keppres itu, Jokowi menyatakan Hari Santri ditetapkan untuk mengenang, meneladani, dan melanjutkan peran ulama dan santri dalam membela dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

Penetapan Hari Santri pada tanggal 22 Oktober mengacu pada pengakuan pemerintah bahwa ulama dan santri pondok pesantren memiliki peran besar dalam perjuangan merebut kemerdekaan Republik Indonesia, mempertahakan Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta mengisi kemerdekaan. Latar belakang tanggal 22 Oktober dipilih sebagai Hari Santri mengacu pada seruan resolusi jihad pada tanggal 22 Oktober 1945 oleh para santri dan ulama pondok pesantren dari berbagai penjuru Indonesia yang mewajibkan setiap muslim untuk membela tanah air dan mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari serangan penjajah.

Naskah Resolusi Jihad Nahdlatul Ulama/Foto: @FadliZonLibrary (Twitter/X)

Kalau kita membaca ulang naskah Resolusi Jihad, ada beberapa poin yang bisa kita kritisi dari Keppres Hari Santri. Pertama, Resolusi Jihad itu adalah tuntutan Nahdlatul Ulama (NU) kepada Pemerintah Republik, bukan “seruan” seperti yang dinarasikan dalam Keppres Hari Santri. Kedua, Resolusi Jihad tidak disuarakan oleh ulama pondok pesantren dari berbagai penjuru Indonesia, tapi dari Wakil-Wakil Daerah Nahdlatul Ulama seluruh Jawa – Madura. Ketiga, pernyataan bahwa setiap muslim wajib mempertahankan kemerdekaan negara Indonesia tidak berada pada “keputusan Resolusi Jihad”, tapi berada pada poin “menimbang” dan “mengingat”.

Sedangkan, keputusan Resolusi Jihad adalah: 1) Memohon dengan sangat kepada Pemerintah Republik Indonesia supaya menentukan suatu sikap dan tindakan yang nyata serta sepadan terhadap tiap-tiap usaha yang akan membahayakan Kemerdekaan Agama dan Negara Indonesia, terutama terhadap pihak Belanda dan kaki-tangannya. 2) supaya memerintahkan melanjutkan perjuangan bersifat “sabilillah” untuk tegaknya Negara Republik Indonesia Merdeka dan Agama Islam.

FORMUJERES memaknai semangat Resolusi Jihad yang menjadi dasar penetapan Hari Santri bukanlah sekedar perayaan seremonial tahunan tanpa melihat (bahkan menutup mata dari) berbagai persoalan nyata di Indonesia yang terjadi hari ini. Tapi, kami memaknai semangat Resolusi Jihad yang menjadi dasar penetapan Hari Santri adalah semangat menuntut sikap dan tindakan nyata dari Pemerintah Republik Indonesia untuk berjuang melawan segala bentuk kejahatan dan kekejaman dari para penjajah yang membahayakan kemerdekaan. Tentunya termasuk semangat menuntut sikap dan tindakan nyata dari Pemerintah Republik Indonesia untuk melawan kekerasan seksual yang membahayakan kehidupan generasi penerus bangsa Indonesia.

Pencitraan Menutupi Ketidaktegasan Pemerintah

Berita Kemenag tangani kasus cabul di pesantren/Foto: Kemenag (tangkapan layar)

Lantas, bagaimana sikap dan tindakan pemerintah hari ini untuk melawan kekerasan seksual di lingkungan podok pesantren? Kalau kita ketik di google “tindakan pemerintah menangani kekerasan seksual di pesantren” maka akan muncul artikel dari Kemenag yang berjudul “Upaya Kemenag Tangani Kasus Cabul di Pesantren, Cabut Izin hingga Jamin Keberlanjutan Pendidikan Santri” yang terbit pada 12 April 2023.

Dalam artikel itu, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Ditjen Pendidikan Islam, Kemenag, Prof Dr Waryono Abdul Ghafur (sekarang Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf), menyatakan “izin pesantren akan dicabut atas tindakan pencabulan yang dilakukan pimpinan Ponpes. Jelas ini tindakan pidana, perbuatan tidak terpuji, mencoreng marwah Ponpes secara keseluruhan, dan menyebabkan dampak luar biasa bagi korban…Kami juga memberi perhatian pada kelanjutan pendidikan para santri. Mereka harus terus belajar. Kita berkoordinasi dengan Kanwil Kemenag Jawa Tengah dan sejumlah pesantren lainnya”.

Akan tetapi, pernyataan Waryono sebagai pihak Kemenag pada tahun 2023 itu tidak sesuai dengan fakta yang terjadi dalam kasus kekerasan seksual di lingkungan pondok pesantren, salah satunya di Shiddiqiyyah Jombang, pada tahun 2022. Pelaku kekerasan seksual, Gus Bechi, yang diangkat sebagai pimpinan tertinggi di pesantren, kini mendekam di penjara degan vonis 7 tahun. Namun, Kemenag tidak mencabut izin Pondok Pesantren Shiddiqiyyah.

Jejak digital berita Kemenag cabut izin Pesantren Shiddiqiyyah yang kini sudah dihapus di website resmi Kemenag/Foto: Kemenag (tangkapan layar)

Sebagai upaya untuk menolak lupa, Kemenag sempat mencabut izin Pondok Pesantren Shiddiqiyyah pada 7 Juli 2022. Waktu itu, Waryono mengatakan tindakan tegas itu diambil karena salah satu pemimpin Shiddiqiyyah, Gus Bechi, merupakan DPO kepolisian dalam kasus pencabulan dan perundungan terhadap santri. Pihak pesantren juga dinilai menghalang-halangi proses hukum terhadap Gus Bechi. Selain itu, Waryono menyatakan Kemenag akan memastikan bahwa para santri Shiddiqiyyah tetap dapat melanjutkan proses belajar dan memperoleh akses pendidikan yang semestinya.

Tapi empat hari kemudian, Kemenag membatalkan keputusan untuk mencabut izin Pondok Pesantren Shiddiqiyyah, karena tidak berani menolak intervensi dari Muhadjir Effendy, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK). Alasan intervensi daru Muhadjir yaitu supaya orang tua santri kembali mendapat kepastian status belajar putra-putrinya. Padahal, Kemenag juga sudah merencanakan hal itu, tapi Kemenag tidak tegas dan hanya bisa pasrah dengan intervensi dari Muhadjir.

Satu lagi yang luput dari pernyataan Kemenag pada 2023 adalah nasib kelanjutan pendidikan para santri korban kekerasan seksual di Pondok Pesantren Shiddiqiyyah. Hingga hari ini, para korban tidak bisa melanjutkan pendidikan karena terhalang sistem di Pondok Pesantren Shiddiqiyyah.

Para korban kesulitan untuk bisa menempuh pendidikan tinggi dan bisa mendapat kerja secara layak, karena ijazah Shiddiqiyyah tidak diakui oleh pemerintah. Untuk bisa mendapat ijazah setara SMA korban harus bersekolah paket A, B dan C yang membutuhkan waktu dari 3 sampai 12 tahun, sementara korban untuk saat ini sudah berusia mendekati 30 tahun.

Korban sudah bertemu dengan Waryono pada 2 Desember 2022 di kantor Kemenag Jakarta. Waktu itu, Waryono menjanjikan akan mempermudah akses ijazah korban. Nomor telpon dan email korban dimintai, tapi sampai saat ini belum ada kabar. Padahal korban menunggu kabar dari Waryono dan jajaran terkait kemudahan ijazah korban. Sementara itu, hingga hari ini para korban juga mengalami berbagai kesulitan ekonomi untuk megakses pendidikan.

Indonesia Darurat Kekerasan Seksual

Aksi santri melawan kekerasan seksual/Foto: Antara

Melihat kondisi banyaknya narasi pencitraan yang menutupi ketidaktegasan pemerintah untuk menangani kekerasan seksual di pondok pesantren pada Hari Santri 2023 ini, kita memang harus terus berjuang dan saling bahu-membahu supaya bisa mewujudkan keadilan bagi korban. Apalagi, kasus kekerasan di pondok pesantren terus terjadi setiap harinya. 

Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) dan Jaringan Masyarakat Peduli Darurat Kekeraan Seksual (JMPDKS) pada 14 Desember 2021 sudah menyatakan bahwa Indonesia masuk ke level darurat kekerasan seksual. “Kekerasan seksual di Indonesia sudah mencapai tahap darurat sehingga memerlukan kerja sama seluruh komponen bangsa yang beradab, sebagai panggilan iman bagi seluruh umat beragama,” ujar Hj Badriyah Fayumi, Ketua Majelis Musyawarah KUPI, saat membacakan pernyataan sikap resminya.

Berdasarkan laporan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada tahun 2021, ada 18 kasus kekerasan seksual dengan korban sebanyak 207 anak di lingkungan pendidikan. KPAI mengungkapkan institusi pendidikan di bawah Kementerian Agama (Kemenag) menyumbang kasus kekerasan seksual terbanyak.

Dari 18 kasus kekerasan seksual di satuan pendidikan, 4 atau 22,22 persen dari total kasus terjadi di sekolah di bawah kewenangan Kemendikbudristek, dan 14 atau 77,78 persen terjadi di satuan pendidikan di bawah kewenangan Kementerian Agama. Institusi pendidikan dengan format asrama, boarding, atau pesantren menyumbang 66,66% kasus. Pelaku banyak yang berasal dari tenaga pendidik (55,55%) dan kepala sekolah (22%).

Kekerasan seksual di pondok pesantren kembali menjadi tempat terbanyak pada tahun 2022. Ada 17 kasus kekerasan seksual di lingkungan pendidikan yang sudah diproses hukum. Ada 6 kasus di pondok pesantren, disusul tempat mengaji atau madrasah sebanyak 3 kasus.

Korban berjumlah 117 anak dengan rincian 16 anak laki-laki dan 101 anak perempuan. Sedangkan pelaku total berjumlah 19 orang yang terdiri dari 14 guru, 1 pemilik pesantren, 1 anak pemilik pesantren, 1 staf perpustakaan, 1 calon pendeta, dan 1 kakak kelas korban. Rincian guru yang dimaksud di antaranya adalah guru Pendidikan agama dan Pembina ekskul, Pembina OSIS, guru musik, guru kelas, guru ngaji, dan lain-lain. Dari total 19 pelaku kekerasan seksual di satuan pendidikan, 73,68% berstatus guru.

Kasus kekerasan seksual itu terjadi di sejumlah daerah, mulai dari di Provinsi Jawa Barat mencakup Kabupaten Bogor, Kabupaten Bandung, Kabupaten Cianjur, Kota Bekasi dan Kota Depok. Kemudian, Provinsi Jawa Timur yakni Kabupaten Mojokerto, Jombang dan Kediri. lalu Provinsi Banten meliputi Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang. Berikutnya di Provinsi Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Pekalongan dan Batang. Hingga Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau dan kabupaten Alor di Nusa Tenggara Timur.

Predator Seksual Berkedok Jubah Suci Agama

Kiri: Berita Bechi divonis 7 tahun penjara (Project Multatuli). Kanan: Bechi dijadikan pahlawan cinta tanah air (Majalah Al Kautsar)

Data kekerasan seksual dengan pondok pesantren sebagai tempat terbanyak terjadinya kasus ini bukan sekedar angka. Data ini menguatkan betapa nyatanya bahwa santri hari ini masih dihantui oleh para pelaku kekerasan seksual di pondok pesantren. Menuntut sikap dan tindakan tegas pemerintah untuk melawan kekerasan seksual harus menjadi kewajiban bagi seluruh masyarakat di Hari Santri 2023 ini. Tapi yang lebih penting lagi addalah perjuangan kita untuk terus mewujudkan ruang aman di manapun itu, termasuk di pondok pesantren. Serta mendukung dengan maksimal supaya korban kekerasan seksual bisa pulih dan mendapatkan keadilan.

Memang saat ini sudah ada Peraturan Menteri Agama (PMA) No 73 Tahun 2022 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Satuan Pendidikan pada Kementerian Agama. Selain itu, ada Undang-Undang nomor 12 tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) yang seharusnya menjadi tameng untuk melindungi para korban. Tapi, Komnas Perempuan mencatat dalam setahun peringatan UU TPKS, ternyata masih ada kasus kekerasan seksual yang tidak diproses dengan UU TPKS.

Berdasarkan pemantauan Komnas Perempuan, kasus-kasus yang dilaporkan terjadi pasca UU TPKS tidak serta-merta dapat diproses dengan UU tersebut. Belum tersedianya aturan pelaksana dan belum memahami UU menjadi alasan utama yang muncul. Ditambah, hambatan koordinasi lintas sektor dalam sistem peradilan pidana terpadu untuk penanganan kasus kekerasan seksual. Sementara, budaya penyangkalan dan reviktimisasi korban kekerasan seksual, khususnya perempuan korban perkosaan dan pelecehan seksual, masih mengakar di masyarakat.

Maka dari itu, kita harus terus menggencarkan gerakan perjuangan untuk melawan kekerasan seksual. Gerakan itu bisa dilakukan dengan cara diskusi tentang kesetaraan gender, edukasi anti-kekerasan seksual dalam pesantren, hingga demonstrasi untuk menekan aparat penegak hukum agar segera menyelesaikan perkara tindak pidana kekerasan seksual. Kita juga bisa memmbuat “ruang aman santri” secara kolektif untuk menciptakan ruang aman bagi korban-korban kekerasan seksual dan mendorong mereka membuka fenomena kekerasan seksual yang terjadi di dalam pesantren.

Sebagai poin terakhir refleksi Hari Santri 2023, FORMUJERES mengingatkan bahwa pada perayaan Hari Santri 2023, ada santri-santri korban kekerasan seksual yang harus trauma karena mengingat kejahatan dari para pelaku dan pendukungnya di pondok pesantren. Bahwa pada perayaan Hari Santri 2023, masih ada pelaku kekerasan seksual di pondok pesantren yang bebas berkeliaran untuk mengeksploitasi santri-santrinya. Bahwa pada perayaan Hari Santri 2023, pemerintah menggencarkan pencitraan untuk menutupi ketidaktegasannya dalam melawan kekerasan seksual. Dan bahwa pada perayaan Hari Santri 2023, kami akan terus berjuang menyuarakan kebenaran, melawan kekerasan seksual, mendukung korban, membangun ruang aman, mewujudkan keadilan, serta membongkar bobroknya penanganan kekerasan seksual supaya hak hidup kami tidak dirampas oleh pemerkosa, oleh predator seksual berkedok jubah suci agama…!!!

6777 COMMENTS

  1. Вам пригодится временные виртуальный номер. Они есть бесплатные. Но их очень быстро занимают https://knopa.0pk.me/viewtopic.php?id=2160 поэтому только и остается вам воспользоваться платными виртуальными номерами.

  2. Линия позволит сократить минимальное время обработки судов Capesize в порту Тамань в два раза — c 48 до 24 часов отэко тамань команду «Пуск» в ходе телемоста между Москвой и Таманью дал заместитель председателя правительства.

  3. В мире, где гарантии становятся все более значимыми, услуга займ на карту 100 процентов представляет собой надежное решение для тех, кто ищет финансовую уверенность. Этот сервис не только обеспечивает высокий уровень одобрения заявок, но и подкрепляется аналитическими данными о потребностях и предпочтениях потребителей. Он иллюстрирует тенденцию к повышению доступности финансовых услуг, что является ключевым фактором в удовлетворении потребностей современных клиентов.

  4. I have learn several excellent stuff here. Definitely value bookmarking for revisiting. I wonder how a lot attempt you set to make one of these fantastic informative site.

  5. Great – I should certainly pronounce, impressed with your web site. I had no trouble navigating through all tabs as well as related info ended up being truly simple to do to access. I recently found what I hoped for before you know it at all. Quite unusual. Is likely to appreciate it for those who add forums or anything, website theme . a tones way for your client to communicate. Nice task..

  6. как навести на смерть порча

    сильный приворот мужчины на фото

    Помощь мага – https://vmgj2.wordpress.com приворот на мужчину без фото

    А также:
    – рунический приворот сильный

    – черная магия сильнейший приворот

    приворот на девушку по фото
    простые привороты на любовь
    как понять что приворот не подействовал
    сколько стоит черный приворот
    приворот на дружбу читать

    арабская порча на смерть

    черная магия порчи на смерть

    на смерть плода порча

    сделать порчу на смерть человеку

    порча на смерть симптомы порча

    как сделать человеку порчу на смерть

    черный приворот на волосы
    эффективный приворот на мужчину читать в домашних условиях на расстоянии
    домашний приворот кто делал
    как узнать есть ли на вас приворот
    приворот на девушку без последствия сразу действует

    привороты вуду
    приворот любимой девушки по фото читать в домашних условиях
    приворот на женщину в полнолуние
    как узнать есть ли на мужчине приворот или привязка
    приворот на любовь парня читать в домашних условиях на расстоянии без фото

    кто сделает бесплатно приворот
    приворот в день рождения мужчине
    как ложится приворот
    можно ли делать приворот днем
    любовный приворот на свечи

    сильный приворот мужа
    опасность приворота
    приворот на парня на месячных
    приворот на постель
    приворот с подавлением воли

  7. порча не смерть дбд

    как убрать приворот у мужчины

    Помощь мага – https://vmgj2.wordpress.com приворот на фото через телефон

    А также:
    – сильный приворот магия

    – черный приворот в церкви

    приворот на возвращение парня
    можно ли самому снять приворот
    последствия снятия приворота
    приворот на парня чтобы влюбился по фото
    самый быстрый приворот на парня в домашних условиях читать без фото

    смерть от порчи

    фото порча на смерть

    порча на смерть ребенка в утробе

    порчи сильные на смерть

    на смерть мгновенную порча

    сколько стоит снять порчу на смерть

    как узнать был ли приворот на сына
    приворот на жену мощный в домашних условиях
    молитвы чтобы снять с человека приворот
    кому нибудь помог приворот
    приворот на лобковые волосы

    приворот на порог
    сильнейший приворот на любовь мужчины который нельзя снять читать
    снять приворот с мужа самостоятельно
    убывающая луна привороты на любовь
    приворот на мужчину без последствия сразу без фото и свечей

    самый сильный приворот на любовь
    если на муже приворот как узнать и что делать
    как влияет приворот на человека
    став от приворота от багирки
    приворот по месячным

    молитва от приворота на мужа
    молитва от приворота
    егильет приворот
    приворот через бесов
    сильный приворот на женатого мужчину читать в домашних условиях

  8. сделать приворот черный
    приворот на мужчину в полнолуние

    Помощь ведьмы https://otziviprivorotporcha.wordpress.com – приворот на фото слова

    А также:
    – привороты сильные дома

    – порча на человека на смерть

    как понять что сделана порча на смерть
    как отвести порчу на смерть
    порча врага на смерть
    порча снятие на смерть
    признаки порчи на смерть на человеке как определить

  9. приворот на кровь черный
    приворот на яблоко на мужчину

    Магическая помощь по фото https://magiyaprivorototzivi.wordpress.com – приворот своими руками по фото

    А также:
    – сильный приворот на месячных

    – порча на смерть приворот

    как приворожить мужчину на расстоянии без последствия в домашних условиях
    приворот без фото в домашних

  10. I am usually to running a blog and i really respect your content. The article has really peaks my interest. I’m going to bookmark your web site and preserve checking for brand new information.

  11. бесплатные консультации юриста для всех вопросов о законодательстве|юридическая помощь без оплаты на юридические темы
    бесплатная помощь юриста для частных лиц и организаций по всем вопросам Получи бесплатную юридическую консультацию от юридическая консультация без оплаты: качественное решение вопросов|Получи бесплатное консультирование от лучших юристов по любым проблемам
    Бесплатная юридическая консультация о разводе
    получить юридическую консультацию бесплатно http://www.konsultaciya-yurista-499.ru/.

  12. В новом году актуальным стало предложение займ на карту онлайн 2023, с уникальной процентной ставкой 0.8% в сутки. Большое количество МФО готовы предложить такие условия, что делает этот вариант займа одним из наиболее выгодных на рынке.

  13. Разобраться в многообразии финансовых предложений может быть сложно, но на expl0it.ru мы упростили эту задачу. Здесь вы найдете займы список, который включает в себя лучшие предложения от ведущих МФО. Каждое предложение тщательно отобрано, чтобы гарантировать вам выгодные условия и быстрое решение финансовых вопросов. Наш список займов — это удобный способ найти оптимальное решение, не тратя время на поиски.

  14. Моя маленькая фирма столкнулась с нехваткой средств для расширения бизнеса. На портале с МФО 2024 года, который мне посоветовали, были собраны все новые МФО без отказа. Я получил долгосрочный займ на полгода с выгодными условиями по процентам и смог успешно расширить свой бизнес.

    Займы на карту онлайн от лучших МФО 2024 года – для получения займа до 30000 рублей на карту без отказа, от вас требуется только паспорт и именная банковская карта!

  15. Перед отпуском я осознала, что мне не хватает денег на билеты и отель. Изучив различные варианты, я нашла на mikro-zaim-online.ru информацию о займах с плохой историей малоизвестных МФО. Благодаря этому сайту, я смогла быстро оформить займ и отправиться в долгожданный отпуск.